I Still Loving You, My Love

Annyeong para reader…..
Sungrin balik lagi nih….. aku belum bisa melanjutkan ff Romaantic series……

Kali ini aku membuat ff khusus untuk Cho Kyuhyun oppa, suamiku tercinta* minho said: jadi aku g tercinta nih jagi ?
Aku said: tercinta kok oppa. Aku cinta Kyu oppa dan kau#meluk Kyu oppa n Mino oppa barengan#*”abaikan”

Berhubung Kyu oppa hari ini ulang tahun, aku ingin membuatkan sesuatu yang special buat dia. Semacam martabak telor.kekekekekekeke……..*pinjem ketawa evil punya kyu lagi…*

Mian kalau ceritanya jelek, soalnya author lagi buntu banget hari ini.

Karena hari ini hari ultahnya Kyu oppa, jadi aku berbaik hati buat silent reader. Selamat untuk silent reader… hari ini tak ada doa yang biasanya aku panjatkan untuk kalian para anggota silent reader.

Siwon said:padahal aku sudah siap mengamini *mewek sambil jongkok di pojokan ruangan sambil noel noel lantai, gara gara nggak ada doa hari ini*

Aku said:jangan sedih oppa, besok pasti ada doa lagi kok*melihat siwon oppa dengan tampang yang mengenaskan*

Oce….. dari pada berlama lama ria, kita langsung saja ke TKP*author ngetik sambil ngebayangin OVJ*

I Still Loving You, My Love
(oneshoot)

Para pemain :
Cho Kyuhyun
All member Suju

Gender:
Semua umur

Kategori:
One shoot, romance, humor, friendship, dll reader kan pinter tuh… pikir sendiri aja ya ?

Kyuhyun POV

Satu bulan ini dia tak menghubungiku. Aku benar benar rindu padanya . Bagaimana bisa ia tak merindukanku sama sekali ?. Tubuhku dan jiwaku benar benar lelah. Persiapan album ke lima Super Junior di tahun ini, belum lagi drama musikalku, sushow, dan segudang kegiatan yang membuatku benar benar kelelahan.

Ku ambil telpon genggamku, ku cari sebuah nama yang membuatku uring uringan minggu minggu ini. ”my Lovely jagiya” nama yang tertera di layar telpon genggamku. Tanpa berfikir ulang ku hubungi nama yang tertera pada layar telpon genggamku.

”Aish…..kenapa tidak di angkat ???”batinku sebal dan membanting telpon genggamku.

”Kyu…aku kenapa ??? hyung perhatikan selama seminggu lebih ini kau uring uringan seperti orang gila” ku dengar Sungmin hyung bicara. Huft… ini semua gara gara dongsaeng kesayanganmu hyung, batinku. Tapi aku tak mengungkapkannya pada Sungmin hyung.

”kyu… kenapa kau diam?”

”Sungmin hyung, apa kau tak tau. Kyu seperti itu karena rindu berat pada dongsaengmu” ku dengar wookie hyung menyindirkudan duduk di sampingku . Ku tatap wookie hyung yang duduk di sampingku dengan tatapan pembunuh seolah berkata ’lihat-saja-kau-hyung-kalau-bicara-yang-aneh-aneh-lagi-akan-ku-cekik-kau-dengan-selang-kompor-gas-kesayanganmu-itu’. *author di cekik ama wookie oppa and bini bininya*

Sepertinya tatapanku berhasil, terbukti dari tingkah wookie hyung yang menundukkan kepalanya dan tak berani bicara lagi.

”kyu apa benar yang di katakan oleh wookie?”aku hanya diam dan tak menjawab sama sekali pertanyaan dari Sungmin hyung.

”ayolah kyu, jawab pertanyaanku jangan ngambek seperti ini”Sungmin hyung membujukku.

”aniyo, aku tidak marah ataupun ngambek hyung”

”tapi kenapa kau tak menyentuh PSPmu sama sekali. Biasanya pulang latihan kau selalu memegang PSP dan tak kau lepas, sampai aku menarik paksa kau untuk bisa tidur”

’aku malas harus bermain PSP, hyung”

”WWWHHHHAAAAAAAATTTTTT, kyu…….. kau bosan bermain PSP ?? ini pasti hanya mimpi ”tiba tiba sesosok manusia datang dan berteriak dengan gaya lebeynya.

”Heechul hyung, tak usah se syok itu”jawabku cuek.

”kau fikir Cuma aku yang syok, lihat tu…”kata heechul hyung dan menunjuk beberapa manusia dengan tampang yang aneh dan tak bisa aku ungkapkan.

Teukie hyung dengan matanya yang melotot dan hidungnya yang kembang kempis,
Yesung hyung yang sedang jungkir balik tak jelas,
shindong hyung yang menggigit sandal rumah,
Sungmin hyung yang menuangkan air ke dalam gelas sampai air membasahi lantai,
eunhyuk hyung yang menjatuhkan telpon genggamnya dan mengelap ingusnya,
donghae hyung yang mulutnya menganga lebar dan memeluk eunhyuk hyung serta air liurnya yang tak berhenti mengalir seperti sungai Han,
siwon hyung yang berkomat kamik tak jelas sambil membersihkan telinganya
dan wookie hyung yang memukul mukul kepalanya dengan spatula*dapat spatula dari mana tu orang*#author di gebukin masal ama ELF#

”Heechul hyung, sepertinya kau harus segera taubat dan ikut aku ke gereja sekarang” kata siwon hyung tiba tiba dan menarik heechul hyung.

”waeyo”tanya heechul dengan tampang sok polosnya*author udah ancur di giling sama heechul and bini bininya*

”karna sebentar lagi akan segera kiamat. Mungkin 20 menit lagi”

”kenapa kau tau akan kiamat?”tanya heechul lagi

”seorang Cho Kyuhyun raja game berkata ia malas bermain game itu tidak mungkin. Kalau benar benar kyu malas bermain game, berarti sebentar lagi dunia akan kiamat, makanya daripada nanti kiamat dan kau akan masuk neraka hyung, kau tak akan bertemu kami dan kau tak akan bisa menari bonamana bersama lagi ” jawab siwon hyung dengan tampang sok taunya

”ne….sepertinya siwon hyung benar. Dan…. a…… tidak…. aku belum sempat belajar memasak semur jengkol” kata wookie hyung histeris

”benar juga….. aku belum sempat membangun perusahaan ikan asin”

”aku belum sempat ketemu sama miabi”*reader bisa menebak ini siapa kan ?*

”aku belum sempat beli baju batik di indonesia”

”aku belum sempat memakan banyak masakan wookie”

”aku belum sempat mencarikan ddangkoma istri”

”aku belum sempat membangun salonku”

”dan aku belum sempat menikah…”

”kita belum sempat menikah….” tangis mereka bersamaan sambil berpelukan ala teletubies.

Apa apaan ini, kenapa mereka histeris sendiri. Kenapa aku harus mempunyai hyung yang seperti itu ? oh tuhan apakah salah hambamu ini ???

”sudah cukup…. hentikan tingkah konyol kalian” aku benar benar stress kalau setiap hari seperti ini. Aku kan lagi bersedih dan seharusnya mereka tak bertingkah seperti anak kecil yang autis. Mereka serempak menatap kyu.

”ada apa kyu, biasanya kau tak pernah protes dengan kelakuan kita sehari hari”tanya leeteuk hyung bijak dan duduk di sampingku.

”aku kesal hyung, aku rindu berat pada jagiyaku…” kataku sambil menangis pada teukie hyung dan memeluknya.

”benar kan apa yang aku katakan tadi sungmin hyung?. Siapa lagi kalau bukan sungrin yang bisa membuat si evil magnae kita ini berteriak teriak stress, males main game, bahkan menangis seperti itu…” kata wookie hyung dengan suara cempreng yang sangat mengganggu telinga orang normal kecuali siwon hyung yang telinganya memang tak normal*author siap di rajam ama bininya siwon*.

”wookie, diamlah atau kau akan ku jadikan kembaran ddangkoma yang tak bercangkang”kataku berteriak di telinga wookie hyung. Dia sangat menyebalkan.

”mian kyu…”

”kyu sudahlah, jangan seperti itu….” kata sungmin hyung mendekat padaku.

”hyung… aku sangat rindu padanya, kenapa dia tak pernah mengangkat telpon dariku” ucapku manja pada sungmin hyung.

”mungkin dia sedang sibuk akhir akhir ini kyu” kaya sungmin hyung menenangkan aku.

”setidaknya dia bisa meluangkan waktunya untuk membalas satu sms saja dariku…..”

”kyu…. jangan jangan yeoja chingumu punya pacar baru dan melupakanmu”kata donghae hyung padaku

”o….. tidak bisa*sule mode:on* dia tidak mungkin selingkuh hyung, tidak mungkin!!!!”jawabku tak terima

”sepertinya donghae benar kyu, bisa jadi sungrin punya namja chingu lagi dan melupakanmu. Gara gara kau lebih mencintai gamemu itu daripada yeoja chingumu. Kamu sih sering mengacuhkan kehadirannya bila ia ada di dekatmu, kau selalu memilih pspmu itu daripada dia”kata eunhyuk hyung yang tambah membuat telingaku memanas.

”dia tidak mungkin selingkuh….. kalian dengar itu…..dasar kalian pasangan ikan kurang ajar. Kalian benar benar ingin menjadi ikan asin penyet *?* yak….kemari kalian akan ku cekik dan ku jadikan ikan asin penyet untuk makan malam heebum”kataku pada donghae hyung dan eunhyuk hyung dan beranjak mengejar mereka. Namun langkahku terhenti karena seseorang menarik tanganku.

”sudahlah kyu, biarkan saja mereka. Aku percaya dongsaengku tidak akan menduakanmu” kata sungmin hyung lembut serta bijak. Dan kata kata itu berhasil membuatku luluh.

”ne hyung, aku percaya dia tak akan melakukan itu padaku”kataku denagn nada sedih lebih tepatnya mengenaskan.

”mungkin sungrin juga sedang sibuk, dan pastinya dia tak ingin mengganggu jadwalmu yang super padat akhir akhir ini ”ucap sungmin hyung dan berhasil menenangkanku yang sedang mengamuk.

”dia tak menghubungimu hyung?”

”mian kyu, sungrin tak menghubungiku akhir akhir ini”

”ne hyung aku mengerti” jawabku singkat dengan nada lemas. Sungrin kau benar benar berhasil membuatku seperti orang gila dan tak bersemangat sama sekali.

”kyu kau mau kemana ?”
”aku ingin istirahat hyung, aku benar benar lelah hari ini. Aku ingin tidur saja”
”tapi ini masih sore kyu…. kau bilang kau ingin….”
”entahlah hyung, hari ini aku tak ingin melakukan apapun, aku ingin tidur sampai esok pagi”
”tapi kyu…”
”sudahlah Sungmin, biarkan kyu istirahat. Sepertinya dia sedang tak enak badan dan tak enak hati tentunya” kata Heechul hyung. Hufh… dasar heechul hyung, kau ingin menyelamatkan aku atau malah mengejekku. Ku biarkan mereka yang sedang bercanda.

”jangan lupa kyu, esok kau masih memiliki jadwal latihan vokal dengan Jino, kau juga harus pemotretan untuk single baru SM The Ballad” ujar Yesung hyung mengingatkanku. Sejak kapan dia jadi hafal dengan jadwalku. Bukannya yang ia fikirkan selama ini bagaimana mengecilkan kepalanya, mencari istri untuk kura kuranya, dan membuat kura kuranya menang bertanding lari dengan heebum.
”ne hyung” . Ku langkahkan kakiku menuju kamarku.

Ku rebahkan tubuhku di atas kasur mikikku. Sungrin…. apa kau sama sekali tak merindukanku ???
Kenapa tiba tiba kau tak memberiku kabar sama sekali. Padahal dulu kau selalu ada di sampingku ketika aku kelelahan seperti saat ini. Apa benar kau telah bosan padaku??

Aaakkhhhh…. semua ini hanya membuatku semakin pusing dan pusing saja. Sungrin aku rindu keceriaanmu, aku rindu senyum manismu, aku rindu sifat manjamu, aku rindu teriakanmu ketika kau kalah bermain game denganku, aku rindu jajangmyeon buatanmu, aku rindu omelan panjangmu. Aku rindu semuanya…..

***

Hari ini berjalan membosankan seperti biasa. Aku berangkat kuliah, latihan vokal, aku harus pulang untuk mempersiapkan pemotretan, menyanyi di sebuah acara televisi, serat menghadiri undangan dari salah satu stasiun radio. Kapan aku bisa istirahat. Aku kan magnae kenapa jadwalku lebih padat daripada tetua Teukie.

“oppa… ini untukmu…” tiba tiba ada seorang ELF yang datang menghampiriku dan membawa boneka panda besar.
“untukku ??? gomawo”
“saengil chukkae oppa….” kata ELF itu dengan nada senangnya. Aku sangat terkejut atas kata kata itu. Oh… jadi hari ini ulang tahunku ya…??? kenapa aku malah sama sekali tak ingat.
”ne… sekali lagi gomawo. Kau adalah orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun padaku”
”mao… benarkan, bukannya kau sudah memiliki yeoja chingu oppa ??”
”bagaimana kau bisa tau”
”karena yeoja chingumu adalah temanku. Atau jangan jangan kau sudah putus dengannya”
”siapa bilang putus, aku masih berpacaran dengannya”
”jadi kalian belum putus ??? oppa benar benar pacarnya Sungrin kan ?? adik kandung dari Sungmin oppa ??? aku kira sudah putus, karena akhir akhir ini aku sering melihat Sungrin bertemu dan berbincang mesra dengan seorang namja di salah satu cafe, oppa !!” kata ELF itu dengan wajah serius padaku.

”jinja ???” tanyaku tak percaya padanya

”itu benar oppa, aku sering melihat Sungrin bercanda mesra dengan namja itu. Aku kira oppa mengetahuinya. Dia kan hoobaenya oppa. Ups… aku keceplosan”katanya sambil menutup mulutnya.
”siapa hoobaeku yang bersama dengan Sungrin ?” tanyaku menyelidik padanay
”…..”
”katakanlah, aku akan memberikanmu gelang ini. Kau ELF kan ??“kataku kepadanya dan melepas gelang yang selalu ku pakai itu

author : reader kalau kelakuan kyu oppa yang ini tak baik untuk di contoh arraseo!!!!
Reader : neeee….!!!!*

” tapi”
”tak apa, ayolah katakan padaku”
”dia selalu bersama dengan minho oppa di cafe(tiiiiiittttt)* reader : bunyi apaan tuh ??
Author : bunyi kata kata yang di sensor
Reader : ngomong aja authornya bingung beri nama cafenya
Author : reder pinter banget kekekekeke
Reader : basi tauk….
Author : EGP lanjut……*

“gomawo atas informasinya”kataku dan beranjak pergi dan bergegas kembali ke dorm. Aku tak peduli hari ini aku kelelahan. Aku harus segera sampai ke dorm, meletakkan boneka ini dan menbersihkan diri serta menunggu waktu jam delapan malam untuk memergoki Sungrin yang berselingkuh dengan Minho.

Sesampainya di dorm alu kira semua hyungku akan memberi selamat ulang tahun untukku. Ternyata dugaanku salah. Mereka bahkan tak peduli padaku dan masih msibuk dengan kegiatan mereka. Mengapa mereka sampai bisa melupakan ulang tahunku. Atau mungkin gara gara aku adalah magnae yang sangat jail atau bisa di bilang evil. Ah… aku tak peduli akan hal itu, aku ingin segera mandi dan segera pergi menuju cafe itu.

Aku masuk ke dalam kamar dan istirahat sejenak. Ku rebahkan tubuhku di atas kasurku. Aku teringat Sungrin yang selalu ada di sampingku, mengapa ia begitu tega padaku sampai ia menduakanku dengan hoobaeku sendiri. Apakah aku kurang baik untuknya ? apakah rasa sayangku ini tak sampai di hatinya ?

Rasanya hatiku sangat sesak bila memikirkan semua ini. Bagaimana bisa ia tega melakukan itu padaku. Apakah waktu 2 tahun hubungan kita ini tak ada artinya untuk dia. Apakah dia bosan dengan hubungan kita ini. Semua pertanyyan itu berputar di pikiranku. Tanpa terasa sesuatu yang hangat mengalir di pipiku.

Aku menangis…. yah… menangis. Aku menangisi kebodohanku yang tak bisa mempertahankan seorang yeoja yang ku cintai dan sangat berarti untuk hidupku sampai ia harus terlepas dari genggamanku. Mengapa baru sekarang aku menyadari betapa penting hadirnya untuk hidupku. Ku benamkan wajahku di bantal agar sura isak tangisku tak terdengar para hyungku. Kyu… kenapa kau lemah sekali, hanya karena seorang yeoja kau sampai menangis seperti ini*author:reader bisa banyangin seorang evil magnae seperti kyu nangis gara-gara yeoja*

””kyu… apakah kau mengis ?” sebuah suara mengagetkanku. Itu suara sungmin hyung.
”aniyo hyung, tadi perutku sakit sekali, jadi aku sedikti menangis” kataku berbohong pada sungmin hyung.
”kau tidak apa apa kan kyu ?”
”ne…”
”syukurlah kalau begitu. Kyu aku harus keluar dulu. Karena hari ini ada kegiatan untukku. Kau tak apa apa ku tinggal”tanya Sungmin hyung lembut padaku
”ne hyung”. Sungmin hyung beranjak pergi dari kamarku. Bahkan sungmin hyung tak ingat kalau hari ini aku berulang tahun.

Jam delapan malam….
Apakah keputusanku untuk pergi ke cafe itu benar. Apakah aku bisa menahan semua amarahku ketika aku benar benar melihat semua kenyataan itu. Bisakah aku bertahan dengan semua akal sehatku hingga tak ada yang terlukai terlebih Sungrin. Aku hanya tak ingin nanti sampai melakukan yang yang bodoh hingga melukai orang yang seharusnya aku jaga.

Aku melangkah keluar kamar. Kenapa dorm ini sepi sekali seperti tak berpenghuni. Mungkin mereka semua ada kegiatan masing masing. Aku keluar dorm dan segera menuju mobilku.

@cafe
Inikah cafe yang sering di kunjungi oleh sungrin dan minho. Aku berjalan masuk cafe ynag bisa di bilang sangat mewah dan berkelas. Tapi kenapa tak ada pengunjung satupun ?. ah… aku tak peduli yang terpenting saat ini aku harus bisa membuktukan semua perkataan ELF tadi siang dan semoga ELF itu berbohong padaku.

Ku edarkan pandanganku mencari keberadaan Sungrin. Dan jantungku terasa membeku ketika ku lihat pemandangan yang tidak mengenakkan tepampang jelas di depan mataku. Seseorang yeoja yang sangat aku cintai sedang berciuman dengan seorang namja. Namun entahlah mereka benar benar ciuman atau tidak. Badan Sungrin yang membelakangiku membuatnya tak menyadari kehadiranku. Aku benar benar terbakar cemburu karena hal ini. Aku benar benar tak mampu berfikir jernih. Ku langkahkan kakiku mendekati mereka.

”sungrin., kaukah itu ?” kataku tak percaya melihat semua hal yang terjadi hari ini.
”oppa…?” jawabnya dengan nada terkejutnya.
”apa yang kau lakukan disini dengan minho”tanyaku padanya dan mencoba meredam emosi yang sejak tadi menjalar di dalam pikiranku. Aku harus mampu menahan emosiku demi Sungrin.
”aku…”
”apa yang kau lakukan di sini????”tanyaku yang benar benar tak mampu lagi menahan emosiku. Ku akui aku sangat terbakar cemburu saat ini. Ku lihat ia hanya menundukkan kepalanya. ”jawab aku Lee sungrin, apa yang kau lakukan di sini ?”

”mian oppa aku…”

”aku tau Sungrin, aku tau dan sadar aku tak bisa membahagiakanmu. Aku tak mampu menjadi seorang namja yang mampu membuatmu bangga padaku. Aku juga tak mampu menjadi seoarang kekasih yang bisa menghargai dan ada di sampingmu ketika kau membutuhkanku. Aku sangat mengetahui hal itu. Maaf tadi aku tak nermaksud membentakmu. Pilihlah jalan hidup yang memang membuatmu bahagia”

”……….”

”aku tau, aku tak bisa memaksamu selau ada di sampingku. Cukup melihatmu bahagia itu adalah suatu kebahagiaan tersendiri dalam hidupku”
”tapi oppa…”
”bila kau bahagia dengan minho akupun tak bisa berbuat apapun atas hal itu”
”oppa…”
”tenanglah jagi, walaupun kau tak menjadi kekasihku lagi namun kau akan tetap menjadi dongsaengku. Bolehkah aku meminta sesuatu padamu ?” kataku dengan nada yang lembut padanya. Aku benar benar tak mampu melihatnya terluka karena diriku.

”apa oppa?”tanyanya padaku dengan wajah yang bingung.

” bolehkan aku memelukmu untuk sekali ini saja?”kataku dan ia hanay menganggukkan kepalanya. Ku tarik tubuhnya ku peluk dengan semua perasaan yang ada di hatiku, antara rela dan tidak
”aku ingin kau bahagia. Berjanjilah padaku kau akan bahagia dengan atau tanpa diriku. Berjanjilah padaku….”ucapku berbisik di telinganya dan semakin ku eratkan pelukanku padanya. Ku tundukkan kepalaku di bahunya dan aku menangis tertahan untuknay. Aku tak mapu menjagamu lagi.
”ne oppa…. tapi sayangnya aku akan lebih bahagia bila selalu berada disampingmu”kata kata itu semakin membuatku sakit.

”kau tetap harus bahagia” kataku dan melepas pelukanku padanya. Aku ingin beranjak pergi darinya dan membalikkan tubuhku. Tiba tiba sepasang tangan indah memeluk pingganku erat. Oh tuhan apa yang harus aku lakukan, apakah keputusanku untuk merelakanya dengan minho adalah sebuah keputusan yang tepat.

”oppa… apakah kau tak sadar bila sekarang kau telah masuk perangkapku, ternyata rencanaku membuatmu menangis hari ini sukses”ucapnay seperti menahan tawanya.

Apa yang ia katakan ?
Perangkap ?

”oppa katanya kau pintar ? tapi kenapa otakmu sangat lamban untuk mengerti kata kataku”imbuhnya lagi. Apa maksud dari kata katanya itu ?

”….”

”oppa kau benar benar lambat…… oppadeul keluarlah sepertinya magnae kalian yang terkenal evil ini sangat babo dan lamban.”

Setelah sungrin berbicara aku melihat semua hyung hyungku keluan dari tempat persembunyian mereka.

”SAENGIL CHUKKAE URI EVIL MAGNAE” ucap mereka kompak. Dan bodohnya aku masih tertegun menyaksikan semua ini. Apa yang sebenarnya terjadi. Mereka ternya ingat pada ulang tahunku

”ucapkan keinginanamu dan tiup lilinya” kata wookie hyung padaku. Akupun menurutinya ku ucapkan permintaanku agar super junior tetap utuh selamaya , aku juga ingin eomma, appa, dan eonniku selalu sehat dan bahagia serta bangga kepadaku. Dan yang terpenting semoga sungrin selalu ada di sampingku dan bisa bahagia disisihku serta menjadi pendamping hidupku. Ku tiup lilin yang berjajar di atas tart yang di bawa wookie hyung.

”dongsaeng, kau benar benar hebat. Kau bisa membuat sang evil magnae menangis seperti itu” kata heechul hyung dan memeluk pundak Sungrin dari samping

”jagi… kau jangan genit pada dongsaengmu sendiri”ku dengar young jin nona berteriak kesal pada tingkah laku hyungku yang satu ini.
”ah…mian jagi, aku kan hanya ingin memuji sungrin aja kok. Kau cenburu ya jagi ???”tanya heechul hyung genit.
”Sungrin actingmu bagus sekali. Kenapa kau tak menjadi artris saja”kata siwon hyung pada sungrin.

”ah… tidak oppa, evil magnae kalian akan sangat marah bila aku jadi artis. Dia kan pencemburu.”

”jagi… jadi semua ini hanya sandiwara untuk ulang tahunku ?”tanyaku tak percaya
”ne oppa, pa kau mau ini menjadi menyataan ?”jawabnya santai dan menatapku.
”andwae… aku tak ingin kau benar benar pergi dariku jagi”
”aku tak akan meninggalkanmu oppa, dan SENGIL CHUKKAE oppa….”ucapnay sambil memelukku.
”gomawo jagiya. Aku harap kau selalu ada di sampingku dan bertahan untuk itu”
”hey… kedengaranya seperti sebuah lamaran”goda hyun hyo nona padaku
”bisa jadi begitu” jawabku santai
”oppa kapan kau mau melamarku seperti kyu melamar sungrin ?”tanya hey sun nona pada yesung hyung.
”sabarlah jagi, kita harus mencarikan ddangkoma pasangan hidup dulu baru kita bisa menikah”kata kta yesung hyung benar benar membuat semua orang yang ada di dalan ruangan tertawa.

”hyung… sengil chukkae… aku hanya berekting dengan sungrin. Jadi jangan bunuh aku. Semuanya itu hanya sandiwara”ucap minho dan menjabat tanganku.
”ne… gomawo minho”

Ku tatap langit malam dengan berjuta bintang yang berhamburan indah menghiasi cakrawala. dan kulirik wajah yang kini bersandar di bahuku. Seorang yeoja yang sangat aku cintai.

”oppa…”
”hmmm”
”aku punya sesuatu untukmu”
”apa?’
”ini…” dia memberikan kado kecil untukku. Ku buka hadiah darinya. Ternyata sebuah gelang dengan ukiran nama di sekelilingnya KyuRin inisial namaku dan namaunya.

”ini tidaklah mahal oppa, tapi kau harus tau aku membeli gelang ini dari hasil kerja kerasku part time selama satu bulan. Aku ingin memberikanmu sesuatu dari hasil keringatku sendiri. Gelang ini ada sepangsang. Satu untukmu dan satu lagi untukku. Aku ingin kita selalu terikat dalam satu ikatan dengan gelang ini. Dan nama yang ada di gelang itu adalah nama inisial kita. Dan asal kau tau aku sangat bangga padamu, walaupun aku terpaksa mengatakan hal itu”

Aku tak menyangka bila ia mau part time sampai sebulan padahal apapun yang ia minta pasti akan terlaksana. Ternyata fikiranku selama ini benar, ia tak mungkin menduakanku.

”oppa….kau tau yeoja yang menemuimu tadi siang itu adalah temanku. Aku telah merencanakan semuanya sejak awal”
”o ya…?”
”ne oppa”

”jagi…..”
“hmmm”
“gomawo….” kataku sambil menatap matanya dalam dalam. Ku dekatkan wajahku padanya. Iapun memejamkan matanya. Ku cium dengan lembut bibirya sekilas.

”saranghae jagi..”
”nado… saranghae oppa, asal kau tau aku tak ingin selingkuh dan I still loving you oppa” ucapnya. Aku sangat bahagia untuk hari ini. Dia benar benar hanya menjadi milikku.

”kalau begitu… kau harus bersedia menikah denganku dan mendahului para hyungku yang sudah lanjut usia itu….”kataku dengan nada memaksanya. Ku keluarkan aura evilku agar ia mau menikah denganku.
”oppa….itu tak seperti nada melamar, tapi memeksa…”
”ya….benar aku memang sedang memaksamu agar mau menikah denganku, aku tak ingin seperti hyung hyungku yang telah lanjut usia itu dan belum memiliki seorang pendamping”
”kyu oppa kau benar benar evil dan sangat kurang ajar !!!!”
”tapi kau bersedia menikah denganku kan?”tanyaku mendesaknya.
”ne…aku bersedia…”ucapnya lirih dan menundukkan kepalanya.
”Yes…. besok kita menikah jagi…”
”mao….. kenapa harus besok oppa, aku belum siap?”tanyanya dengan wajah terkejut. Lucu sekali…. aku semakin ingin menjahilinya

”karena aku ingin lahir generasi evil selanjutnya”kataku menjahilinya. Ku lihat pipinya bersemu merah. Kekekekeke…. benar benar sangat menggemaskan.
”aku hanya bercanda jagi…”
”oppa kau….”belum sempat ia melanjutkan kata katanya aku kembali melumat bibir manisnya.

The End

Main para reader kalau ending ff nya gaje banget.
Soalnya authornya pake sistem kebut semalam.

Sekali lagi SENGIL CHUKKAE IMNIDA EVIL MAGNAE…….
Aku akan selalu mencintaimu*hoek*

Oke…. buat para reader di tunggu coment ya……

5 thoughts on “I Still Loving You, My Love

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s